Tumpeng Menoreh, Wisata Kuliner Menyatu dengan Indahnya Alam

“Tapi itu jalurnya cuma bisa dilewati jeep offroad 4 x 4, atau ojek. Ojeknya juga akamsi (anak kampung sini) yang harus sertifikasi lewat BUMDes juga. Jadi sudah tahu medan, kendaraan juga sudah kita cek kelayakannya. Jadi aman. Kalau umum, mau kendaraannya sampai sini paling aman lewat Samigaluh (Kulonprogo). Itu paling aman,” kata Aji.

Sebelum menuju Tumpeng Menoreh, pastikan kondisi kendaraan anda fit karena akan ada sejumlah medan sempit, berkelok dan menanjak cukup tajam. Jika naik motor, sebaiknya hindari motor matic.

Untuk meraih resto Tumpeng Menoreh ada sejumlah anak tangga yang harus dilewati, dan ada beberapa yang cukup tinggi dan curam. Tapi jangan khawatir, pengelola Tumpeng Menoreh menyediakan lift khusus untuk pengunjung, terutama lansia dan ibu hamil agar tetap bisa menikmati indahnya view di Tumpeng Menoreh sambil mencicipi hangatnya kopi khas di sana.

“(Lift) itu maksimal (bisa mengangkut) 3 orang, untuk safety. Bobotnya sekitar 200-an (kg) masih bisa sih. Sebenarnya lebih tapi kita jaga sampai segitu (bobot maksimalnya). Jadi kita imbaunya maksimal sekitar 3 orang,” terang Aji.

Digagas oleh Musisi Erix, Vokalis Band Endank Soekamti

Hadirnya Tumpeng Menoreh diinisiasi oleh musisi Erix, vokalis grup band Endank Soekamti. Awal mula Erix sedang touring naik motornya. Lalu sampai di sini ia terpesona dengan keindahan alam perbukitan Menoreh. Ia pun menemui Kepala Desa dan BUMDes Argo Inten Ngargoretno.

“Terus ngbrol sama pemerintah desa setempat. Sama Pak Kades dan dari bumdesnya juga. Ngobrol-ngobrol bikin konsep wisata Tumpeng Menoreh ini,” kisah Aji.

Untuk masuk ke Resto Tumpeng Menoreh, pengunjung harus membayar tiket Rp50.000. Pengunjung akan mendapatkan voucher yang bisa ditukarkan makanan dan minuman senilai Rp25.000.

Di lokasi ini pengunjung bisa foto-foto atau bikin konten video sepuasnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *