Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran di Tol Semarang-Solo, TMJ akan Operasionalkan Seluruh Gardu Transaksi

Lebih lanjut Fatahilah menyampaikan, jika harus diberkakukan rekayasa contra flow (lawan arus) di dalam ruas tol, PT TMJ telah menyiapkan sarana pendukung yang dibutuhkan, termasuk rambu peringatan. Khusus exit tol Bawen telah disiapkan rekayasa lalu lintas di interchange Bawen yang diprediksi akan menjadi simpul kepadatan.

“Rekayasa akan diberlakukan jika ujung antrean kendaraan dari GT Bawen sudah menyentuh titik interchange Bawen,” ujarnya.

PT TMJ, lanjut Fatahilah, juga menyiapkan unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) bekerja sama dengan masing- masing pemerintah daerah yang dilalui jalan tol Semarang- Solo. Seperti dengan Pemkab Boyolali yang menyiagakan armada di exit tol Boyolali, kemudian untuk wilayah Kabupaten Semarang menyiagakan armada Damkar di exit Ungaran dan exit Bawen.

“Karena di jalur ruas Semarang-Solo rawan longsor, untuk antisipasi disiapkan alat berat, antara lain satu unit excavator, buldozer dan satu unit crane di Bawen. Di lokasi proyek penambahan fasilitas di Susukan, Ungaran disiagakan empat unit excavator, sedangkan crane besar penempatannya di Boyolali,” bebernya.

“Kami juga menyiapkan sarana pendukung kelistrikan (generator) apabila terjadi gangguan listrik yang dapat menjadi kendala dalam operasional pelayanan selama arus mudik lebaran nanti,” imbuh Fatahillah. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *