“Mereka kita minta untuk siap-siap lagi, untuk latihan lagi, dan beberapa bukti sudah mereka torehkan bahwa kita sebenarnya mampu. Tinggal nanti para pelatih membaca strateginya agar mereka betul-betul siap. Sebenarnya di dunia olahraga itu sudah ketahuan kok, nanti tanding kita melawan siapa, begitu saja,” ungkap Ganjar.
Ketua NPCI Jawa Tengah, Osrita Muslim, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Gubernur Ganjar Pranowo dan jajarannya kepada atlet difabel. Salah satunya dengan memberikan bonus yang sama dengan atlet PON.
“Sangat luar biasa. Itu adalah suatu yang luar biasa kami terima. Ke depan teman-teman diharapkan bisa berprestasi lebih lagi dan tetap mendapatkan perhatian dari Gubernur maupun Dispora Jateng,” ujar Osrita.
Hal senada juga disampaikan oleh peraih medali perunggu Paralympic Tokyo Jepang untuk cabang bulutangkis tunggal putra, Suryo Nugroho. Apresiasi dari Gubernur Ganjar Pranowo kepada atlet yang berprestasi sangat luar biasa. Langkah untuk memberikan jaminan masa depan atlet pasca pensiun juga patut untuk diapresiasi.
“Saya berterima kasih kepada Pak Ganjar atas apresiasi yang diberikan kepada saya dan teman-teman sebagai penyumbang medali perunggu di paralympic kemarin. Mudah-mudahan ke depan di Paris 2024 saya bisa lolos dan kembali bisa membanggakan nama Jawa Tengah di kancah Internasional,” ungkapnya.
