Disnakan Boyolali Awasi Ketat Hewan Ternak dari Wabah PMK

Kepala Disnakan Kabupaten Boyolali, Lusia Dyah Suciati menambahkan petugas Puskeswan juga sudah mengambil sampel dari beberapa hewan ternak sapi yang disinyalir mengidap PMK untuk kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium.

“Teman teman Puskeswan langsung mengambil tindakan menyuntik dengan hasil sharing dengan Jawa Timur. Kita bersama dengan Balai Besar veteriner di Wates dan lab provinsi ke lokasi untuk mengambil sampel sekaligus melanjutkan penanganan menyuntik,” ujarnya.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan Kesehatan hewan, petugas juga menyemprot disinfektan ke kandang ternak sapi yang mengalami gejala PMK.

“Mengajak seluruh warga untuk tidak tergiur dan tidak membeli sapi dulu terutama dari daerah pandemi yang saat ini yang terbesar adalah di Jawa Timur. Adanya PMK ini untuk semuanya hati-hati dalam pengadaan atau pembelian saat ini untuk ekstra hati hati,” harapnya.

Dari 15 hewan yang diambil sampel, seluruhnya dinyatakan positif, sehingga pihaknya bergerak cepat untuk untuk melakukan pengobatan, isolasi, biosecurity dan melakukan komunikasi serta edukasi pada seluruh masyarakat. Isolasi dilakuakn agar PMK tidak menyebar ke hewan ternak yang ada di desa desa lain. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *