“Kita sudah mempunyai ciri khas yaitu, sebagai tondo tresno (tanda cinta) dengan sambal pecel, kering tempe dan yang lainnya,” kata Bupati.
Sri Mulyani juga mengatakan bekal tersebut disiapkan sejak Kemenag menyampaikan bahwa Arab Saudi membuka pintu haji bagi Indonesia.
“Setelah Kemenag menyampaikan bahwa calon jamaah haji Indonesia khususnya Kabupaten Klaten diberangkatkan, saya meminta Sekda dan jajaran untuk mempersiapkan itu semua,” paparnya.
Sebagai informasi, di tahun ini Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji (P3H) Klaten akan memberangkatkan 493 calon haji. Pemberangkatan calhaj Klaten dilakukan dua gelombang dalam kloter 13 dan 14. (Cakram)
Halaman: 1 2
