“Ini ekonomi berdikari sebenarnya pada level bawah dan banyak sekali start up muncul. Ini harus didampingi dan kepala desa menjadi orang yang paling tahu tentang rakyatnya,” jelasnya.
Ganjar menambahkan dalam bulan Pancasila ini, masing-masing OPD di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak sesuai dengan sektor masing-masing. Sebelumnya, juga telah dilakukan diskusi bersama anak-anak muda tentang bagaimana membumikan Pancasila di tengah anak muda. Kemudian ada dialog kebudayaan untuk refleksi dan melakukan konseptualisasi bagaimana mengimplementasikan dalam perilaku sehari-hari.
“Menurut saya pembumian Pancasila ini bisa kita kerjakan dalam sektor-sektor yang lebih praktis sehingga mereka terbantu. Mudah-mudahan melalui sharing session ini bisa mencari solusi,” katanya. (rls)
