Pemkot Yogyakarta Berikan Pendidikan Politik Pada Siswa Difabel

Kemudian Ro’fah MA Ph.D. selaku narasumber mengapresiasi antusiasme siswa difabel SLB Negeri Pembina Yogyakarta yang sebagian besar akan menjadi pemilih pemula di tahun 2024. Menurutnya metode penyampaian yang interaktif dan simulasi menjadi cara yang lebih bisa menarik perhatian siswa difabel untuk lebih mudah dalam mencerna materi yang disampaikan.

“Dengan bantuan guru di sini dan juga nantinya Pemkot Yogyakarta serta KPU, pendidikan politik untuk siswa difabel ini perlu dilakukan secara berulang. Kemudian perlu dibuatkan juga panduan yang konkret tentang apa saja materi yang perlu disampaikan dan metode apa yang dipakai. Supaya mereka mendapatkan akses pendidikan politik dengan tepat dan haknya tidak dimanipulasi saat Pemilu atau Pilkada nanti” imbuhnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *