YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan ketersediaan bahan pangan aman untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha tahun 2022. Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan pangan di Kota Yogyakarta mencukupi. Termasuk ternak sapi, kambing dan domba untuk hewan kurban juga diawasi agar aman, terutama terkait wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta Kadri Renggono berdasarkan laporan informasi Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dari sisi ketersediaan dan pasokan bahan pangan relatif lancar. Termasuk daging sapi, meskipun harga tinggi sekitar Rp 130 ribu/kilogram untuk kualitas bagus.
“Kota Yogyakarta unik, kita tidak berproduksi. Ada Lorong sayur hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau tetangga. Sifatnya massal kami tidak punya sehingga bagi kami yang penting adalah distribusinya,” kata Kadri, dilansir dari jogjakota.go.id, Jumat 24 Juni 2022.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta ketersediaan pangan mencukupi dari kebutuhan di Kota Yogyakarta. Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta mencatat ketersediaan rata-rata mingguan beras 10.887,59 ton sedangkan kebutuhan rata-rata mingguan 650,16 ton. Harga beras Rp 11.000/kg dengan pasokan dari Bantul, Sleman dan Klaten. Untuk telur ayam ketersediaan rata-rata mingguan 547,59 ton dan kebutuhan rata-rata mingguan 410,69 ton dengan harga telur Rp28.000/kg pasokan dari Sleman dan Bantul.
Sedangkan minyak goreng ketersediaan rata-rata mingguan 256,24 ton dan kebutuhan rata-rata mingguan 153,74. Harga minyak goreng curah Rp15.500/kg dan minyak goreng kemasan Rp22.500-Rp 24.000/liter dengan pasokan dari Semarang dan Surabaya. Untuk cabai ketersediaan rata-rata mingguan 21,23 ton dan kebutuhan rata-rata mingguan 15,92 ton dengan harga Rp80.000/kg pasokan dari Kulonprogo, Bantul dan Magelang.
