“Tahun 2015 sebenarnya sudah kerja sama dengan pihak Denmark untuk pembangunan IPAL di Daleman, Tulung, namun mangkrak. Saya mohon dengan hormat Komisi IV DPR RI dapat membantu mengkomunikasikan dengan kementerian atau pihak terkait agar pembangunan ipal dapat segera dilanjutkan. Selain itu, disana pencemaran air akibat limbah mi soun juga berpengaruh dengan keadaan sumur yang sudah tidak bisa digunakan lagi untuk kegiatan sehari-hari.” imbuhnya
Wakil Ketua Komisi IV, Anggia Erma Rini menyampaikan fokus kunjungan yang dilakukan oleh Komisi IV tersebut adalah membahas terkait perkembangan PMK dan pencemaran air akibat pengolahan mi soun di Desa Daleman, Tulung.
“Konsen kita pada kunjungan ini ada PMK karena penyakit ini sangat mudah menular. Di sini kita juga perlu tau sejauh mana perkembangan PMK di Klaten. Selain itu, nanti kita juga akan kulik pencemaran air akibat pengelolaan mie soun dan pembangunan IPAL disana.” ungkap Anggia
Anggia menambahkan dalam waktu dekat vaksin untuk ternak yang terkena PMK akan mulai didistribusikan. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah bersiap guna melakukan langkah percepatan vaksinasi.
Sebelum vaksin didistribusikan, lanjutnya, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melalukan langkah-langkah pencegahan agar penyebaran PMK dapat ditekan.
