YOGYAKARTA, Cakram.net – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta selenggarakan Focus Grup Discussion (FGD) Capaian Kinerja Pembangunan Kota Yogyakarta Triwulan I dan II di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta pada Kamis 28 Juli 2022.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono mengungkapkan tujuan dilaksanakannya FGD ini adalah untuk mengevaluasi pencapaian kinerja pembangunan Kota Yogyakarta pada Triwulan I dan II, yang meliputi capaian Indikator Kinerja Utama, kinerja fisik dan keuangan OPD, realisasi pelaksanaan APBD, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), realisasi kegiatan bersumber dari Dana Keistimewaan, Bantuan Keuangan Khusus Pemda DIY dan Dana Alokasi Khusus, progres penanganan Covid-19 serta penanganan kemiskinan.
“FGD ini bukan sekadar kegiatan normatif yang rutin dilakukan, tapi juga merupakan forum untuk komunikasi dan koordinasi lintas sektor supaya capaian pembangunan Kota Yogya bisa lebih baik dan maksimal. Hasil evaluasi ini nanti akan digunakan sebagai dasar perbaikan kinerja Triwulan III dan IV pada tahun berjalan serta penyusunan dokumen perencanaan tahun berikutnya,” paparnya, dilansir dari jogjakota.go.id, Kamis 28 Juli 2022.
Hingga tengah tahun 2022, realisasi capaian fisik OPD Pemerintah Kota Yogyakarta mencapai 82 persen yang masuk kategori Sangat Tinggi. Sementara itu capaian realisasi Pengadaan Barang Jasa (PBJ) di Triwulan II sudah menyentuh angka 67,95 persen dari target dan termasuk tertinggi di DIY. Kemudian realisasi penanganan kemiskinan hingga Triwulan II sebesar 7,69 dari target angka kemisinan tahun 2022 yaitu 7,10.
Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya mengatakan tahun 2022 adalah penutup dari perjalanan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Maka dari itu dari hasil capaian kinerja hingga Triwulan II bisa menjadi gambaran dan landasan dalam menyusun RPJMD Transisional 2023-2026.
