Penuhi Kebutuhan Air Minum dan Sanitasi Aman, Pemprov Jateng Gandeng USAID IUWASH TANGGUH

Lebih jauh, dia meminta agar program peningkatan kapasitas masyarakat dan institusi pengelola air dapat dioptimalkan. Menurutnya, pemberian wawasan dan pemahaman mengenai akses air aman konsumsi sangat penting sebagai salah satu aspek penunjang kehidupan layak.

“Kita sampaikan ke USAID, bahwa (program) di Jateng saat ini juga menjadi salah satu target pemenuhan air bersih atau air minum yang dibutuhkan masyarakat. Itu semua bukan hanya penyediaan saja akan tetapi kami sampaikan juga, nanti (kita) memberikan materi, wawasan untuk menjaganya,” tandasnya.

Mission Director USAID Indonesia, Jeffrey P. Cohen, saat wawancara mengatakan Amerika Serikat melalui USAID sangat gembira dapat mendukung pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam mencapai tujuan pembangunan. Dia menjelaskan, saat ini USAID telah bekerjasama dengan pemerintah dan berbagai mitra di Indonesia untuk membantu perawatan pasien TBC. Selain itu juga membantu mahasiswa Indonesia mendapatkan akses pendidikan perguruan tinggi di Amerika.

“(Saat ini, kerjasama) Meningkatkan pengelolaan sampah, mengurangi polusi plastik, serta memperluas akses layanan air sanitasi aman. Meningkatkan kehidupan masyarakat di seluruh provinsi,” kata Jeffrey.

Menambahkan, Kepala Tim IUWASH TANGGUH, Alifah Lestari mengatakan pihaknya akan fokus bekerja pada peningkatan kapasitas masyarakat. Masyarakat, lanjutnya, akan dibekali dengan wawasan untuk menumbuhkan kesadaran agar mau mendapatkan akses air minum dan sanitasi yang aman.

“Fokusnya peningkatan kapasitas, pdam maupun operator air limbah maupun masyarakat untuk mereka bisa mendapatkan akses air minum dan sanitasi aman,” katanya. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *