Saat ini, kata Untung, ada delapan kelompok nelayan di bawah naungan KUD Mino Saroyo. Komoditas utamanya antara lain ikan layur, tuna, cakalang dan udang.
“Nah begini bagus, koperasinya betul-betul manfaat dan mensejahterakan nelayan,” kata Ganjar.
Ditemui usai acara, Ganjar mengatakan perkembangan koperasi di Jawa Tengah cukup baik. Koperasi saat ini, kata Ganjar harus beradaptasi dengan perubahan jaman. Pemerintah juga terus mengupayakan pendampingan serta fasilitasi kepada koperasi.
“Nah yang baik-baik sedang kita pamerkan juga di acara ini, betul-betul kerajinan yang bagus-bagus, yang bisa ditampilkan tapi butuh dikurasi, diedukasi, difasilitasi agar mereka bisa naik ke skala yang lebih besar,” ujarnya.
Ganjar mencontohkan Kopinkra Batur Jaya di Kabupaten Klaten. Salah satu binaannya memproduksi rem untuk kereta api dan pernah dipakai oleh PT KAI.
