“Jembatan bambu itu sudah bertahun-tahun. Jadi, manfaat jembatan (Banprov) banyak. salah satunya lewat gampang aksesnya, hubungan sama kampung sebelah lebih dekat, dan aman untuk menyeberang,” lanjutnya.
Manfaat Jembatan Sinambung juga dirasakan oleh Sukarmi, warga Desa Mulyoharjo yang lain. Baginya, jembatan itu mempermudah akses warga untuk beraktivitas, karena bisa dilintasi sepeda motor.
“Kalau dulu mau ke pengajian harus mutar karena di sini jembatannya bambu, kalau sekarang sudah bisa dilewati sepeda motor,” ujarnya.
Ia menceritakan, waktu jembatan masih berupa bambu sering ada warga yang terpeleset. Bahkan ada yang nekat bawa sepeda ontel, dan kecemplung ke sungai. Ini membahayakan bagi warga, terutama yang renta dan anak-anak. Untuk itu, dengan adanya bantuan dari provinsi warga Mulyoharjo sangat senang dan terbantu.
“Kalau lagi musim banjir nempel airnya ke jembatan bambu, bahaya, tidak bisa dilewati sepeda harus jalan kaki. Sering terpeleset pakai sepeda juga kecemlung. Sekarang sduah bisa pakai motor, saya pengajian rutin tiap hari Jumat,” paparnya.
