Tasyakuran Jalan, Warga Pesanggrahan Cilacap Tumpengan Bareng Ganjar Pranowo

Setelah beberapa sambutan termasuk dari Ganjar Pranowo, acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Usai doa bersama Ganjar secara simbolis memotong tumpeng dan menyantap hidangan khas desa bersama masyarakat. Ia duduk lesehan di tengah kerumunan warga yang ikut mengambil makanan dari tumpeng raksasa yang ada di belakang Ganjar.

“Saya dulu pernah ke sini, di ruas jalan bagian Utara. Di sana juga dibangun terus membuat tumpeng panjang sekali. Sekarang di sini (ruas jalan di Desa Pesanggrahan). Itu karena memang mereka ingin menyampaikan terima kasih saja. Itulah gaya rakyat yang menurut saya dengan originalitasnya punya gawe yang merasa dimiliki bersama. Ini saya titip, guyub rukunnya untuk dijaga. Mudah-mudahan nanti dibereskan sampai ujungnya,” kata Ganjar usai acara.

Jalan beton sepanjang delapan kilometer itu diresmikan oleh Ganjar pada tahun 2019 lalu. Jalan itu melintasi empat desa yaitu Desa Pesanggrahan, Karang Jengkol, Keleng, dan Ciwuni. Dibangun dari dana gotong royong yang berasal dari Bantuan Gubernur senilai Rp7 miliar, anggaran pemerintah pusat Rp5 miliar, dan pemerintah kabupaten Rp4 miliar. Sejak diresmikan, jalan itu memberikan kemudahan akses transportasi dan mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Ini hasil perjuangan yang sangat panjang dari empat Kades. Tokohnya ini, dan ada Pak Tugiman juga. Perjuangan panjang itu hari ini menghasilkan sesuatu yang mulai bisa dilihat. Pertaniannya jalan, ekonomi berkembang, dan dulu waktu saya jalan ke sini jalannya lumayan hancur dan bantuan keuangan dari provinsi alhamdulillah bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Ganjar.

Ganjar menyampaikan, seluruh bantuan keuangan yang diberikan untuk membangun  harap diawasi dengan baik sehingga kualitas bagus atau minimal sesuai spek dan jangan sampai dikorupsi.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *