“Mana yang perlu ditingkatkan rasanya, ditingkatkan packaging-nya, maka itu kita juga gandeng mahasiswa KKN terkait produksi. (untuk berjualan) tidak perlu lapak, gunakan medsos, ada LapakGanjar seharusnya bisa masuk ke sana. Pelatihan SDM juga penting, bagaimana admin cara jawab calon pembeli, ke mana jualnya, dan kepiawaiannya dilatih, sehingga orang tertarik” tegas Riena.
Selain promosi medsos, nantinya Diskominfo Jateng juga akan memamerkan produk Desa Beteng ke ajang yang mempertemukan stakeholder Jateng dan nasional. Diharapkan, hal ini juga menjadi promosi bagi produk Desa Beteng.
“Harapannya Data Center (milik Diskominfo Jateng) yang akan diresmikan Desember 2022, produk desa Beteng bisa dipamerkan juga, sehingga ada orang yang membeli. Nanti kepala desa yang jualan,” pungkas Riena. (Cakram)
