Hadapi Tantangan Destruktif Pengaruh Budaya Asing, Pemuda Harus Inovatif

Selanjutnya, Sumadi menyampaikan perlunya mewaspadai bahwa pemuda Indonesia masih menghadapi tantangan sempitnya lapangan pekerjaan serta potensi tindakan destruktif akibat pengaruh budaya dan nilai-nilai asing yang tidak sesuai dengan nilai budaya luhur bangsa. “Oleh sebab itu, perlu upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda menjadi kreatif, inovatif, kolaboratif dan mandiri serta berkarakter mulia perlu dikembangkan, agar segenap pemuda mampu menjawab situasi tantangan tersebut untuk tetap produktif mencapai prestasi yang tertinggi,” tambahnya.

Sumadi juga mengingatkan terkait Pemerintah Kota Yogyakarta yang telah memasuki triwulan ke empat, dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan serta berbagai rencana program diharapkan semua pekerjaan dan layanan masyarakat selesai secara optimal, tepat waktu, efektif, efisien dan akuntabel dalam kita mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), menyongsong tahapan pembangunan tahun 2023. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *