Malioboro Seribu Kelir Mengenalkan Wayang Lintas Generasi

YOGYAKARTA, Cakram.net – Sajian wayang dalam bingkai media baru yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta yang bertajuk “Malioboro Seribu Kelir” dalam bingkai acara Ruang Masyarakat Ketemu atau Rumaket di kawasan Jalan Malioboro pada Selasa 4 Oktober 2022 berlangsung meriah.

Di sepanjang Jalan Malioboro berjajar deretan wayang yang bertujuan mengenalkan kepada masyarakat agar mengetahui tokoh-tokoh yang ada di pewayangan. Hal ini menjadi salah satu upaya strategis untuk melestarikan kesenian agar tetap bertahan dan bisa diwariskan ke generasi berikutnya sehingga Malioboro menjadi satu kelir yang utuh.

Rangkaian acara Rumaket hari pertama Selasa 4 Oktober 2022 malam dibuka dengan tarian Vedya Juwita kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan kolaborasi wayang purwa, wayang golek, wayang beber, wayang wong, wayang cinema, dan langen carita dengan kemasan modern.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya turut hadir dan membuka acara Malioboro Seribu Kelir. Dalam sambutannya Aman menyampaikan, Malioboro Seribu Kelir menunjukkan bahwa pengembangan potensi budaya bisa dijadikan sarana untuk memperkuat pembangunan karakter masyarakat, melalui penciptaan situasi yang kondusif. Manfaatkan daya kreativitas sebagai ekspresi jiwa akan cipta, rasa dan karsa serta ungkapan kecintaan pada Kota Yogyakarta yang Istimewa.

“Kita perlu melakukan penguatan identitas budaya sebagai bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Yogyakarta melalui kegiatan seni dan kebudayaan, berkolaborasi membentuk simpul-simpul kerja sama, turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan seni budaya di Kota Yogya. Sekaligus menjaga rasa kebersamaan dengan masyarakat, mendukung berbagai program pembangunan yang ditujukan untuk kesejahteraan seluruh warga Kota Yogyakarta,” ujarnya, dilansir dari jogjakota.go.id, Rabu 5 Oktober 2022.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *