Kondisi Sosial Ekonomi Meningkat, 50 KPM di Kota Yogyakarta Dinyatakan Lulus PKH

“Akan dilakukan pelatihan dan pendampingan, jadi nanti PKH Graduasi tidak hanya bisa memproduksi atau bikin produk saja, tapi juga bisa mengemas produknya dan bisa menemukan konsumennya, laku di pasaran,” jelas Bandoro.

Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, peserta PKH Graduasi akan dilihat bagaimana perkembangannya, lanjut Bandoro. Selain jenis usaha, nanti juga didata mengenai volume usaha, besarnya pendapatan, kesulitan yang dihadapi, dan ragam bantuan yang diharapkan. Ketiga dinilai mengalami progres akan kembali mendapat dana stimulan agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.

Salah satu lulusan KPM PKH Kota Yogyakarta tahun 2016, Sarni seorang pengusaha Soto dan Sop Daging Lek Min membagikan ceritanya bagaimana bisa mandiri, mampu meningkatkan kondisi sosial ekonominya setelah sebelumnya mendapat bantuan melalui PKH.

“Awal bikin usaha 2015, terus tahun 2016 dapat bantuan PKH. Alhamdulillah sekarang sudah bisa mandiri, selama proses ini juga dapat pendampingan dan dana stimulan untuk mengembangkan usaha. Harapannya makin banyak yang lepas dari PKH jadi bisa mandiri dan ekonominya semakin baik,” tuturnya. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *