Bawaslu Kabupaten Semarang Ajak Pemuda Berperan Membangun Gerakan Anti Politisasi SARA

UNGARAN, Cakram.net – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mengajak kalangan pemuda untuk ikut berperan membangun gerakan anti politik identitas dan isu SARA pada Pemilu 2024. Bawaslu Kabupaten Semarang sedang menyusun kerawanan penggunaan politik identitas dan isu SARA dalam pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Semarang.

“Hari ini kita mengundang organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, mahasiswa, kelompok santri, dan kelompok penulis dalam sosialisasi pengawasan partisipatif. Kita berharap ada deteksi dini adanya potensi penggunaan politik identitas dan isu SARA pada Pemilu 2024 di Kabupaten Semarang, mengingat sebentar lagi ada penetapan partai politik peserta Pemilu 2024,” jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, M Talkhis usai acara sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema “Peran Pemuda Membangun Gerakan Anti Poitisisasi SARA” di Hotel Terra Cessa Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin 12 Desember 2022.

Menurut Talkhis, kegiatan itu sebagai upaya Bawaslu mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Semarang untuk terlibat dalam pengawasan pemilu partisipatif. Selain itu, mengajak masyarakat semakin merekatkan nilai-nilai kebangsaan, semangat nasionalisme, dan semangat toleransi di Kabupaten Semarang.

“Kita harus memaknai pemilu ini tidak hanya ritual 5 tahun. Tapi ikhtiar untuk menjadikan pemilu sebagai konsolidasi kebangsaan serta cara merawat dan memastikan negara kita semakin baik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Ditanya apakah sudah muncul gerakan penggunaan politi identitas dan isu SARA di Kabupaten Semarang, Talkhis menyatakan sejauh ini belum ada. Pihaknya sedang menyusun indek kerawanan pemilu dengan mengacu dinamika sosial politik dan sejarah proses pemilu di Kabupaten Semarang, yakni Pilgub 2018, Pileg dan Pilpres 2019 serta Pilkada 2020.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *