“Sekaligus sambil mengingatkan di tengah tantangan yang luar biasa, perlu kolaborasi dan menjaga integritas. Jangan sampai nanti terganggu dengan urusan-urusan yang tidak penting. Kita dorong juga soal dana hibah dan bansos untuk dibuatkan Everval. Yakni Elektronik Verifikasi dan Validasi. Sehingga tidak ada yang tersangkut masalah hibah dan bansos,” terangnya.
Di sisi lain, Ganjar sangat mengapresiasi beberapa administrasi pengadaan barang dan jasa sudah dilakukan lelang.
“Dan saya senang tadi APBJ kita mulai lelang sudah mendahului dan sudah ada yang close dan beberapa proses. Di bulan Januari bisa belanja sebenarnya. Ini bisa mempercepat penyerapan anggaran awal tahin ini dan bisa menjadi stimulan ekonomi,” tandasnya.
Diketahui, realisasi pendapatan dan belanja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2022 masuk sepuluh besar tertinggi di Indonesia. Dari sisi administrasi total realisasi pendapatan kita 99,33 persen. Kedua, administrasi belanja 91,48 persen per hari ini. (rls)
