YOGYAKARTA, Cakram.net – Siapa mengira sampah-sampah kertas dan plastik bisa menjadi kerajinan wayang. Bahkan dilihat dari tampilanya tidak kalah dengan karakter wayang kulit. Ya ditangan Iskandar Hardjodimuljo (60) sampah-sampah kertas dan plastik bisa disulap menjadi berbagai tokoh wayang. Tidak hanya memanfaatkan sampah, wayang hasil karyanya bernilai ekonomi dan bahkan sudah sampai ke luar negeri.
“Kebetulan saya suka wayang dari kecil. Akhirnya timbul ide bikin wayang,” kata Iskandar, warga Sapen RT 21 RW 06, Demangan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, dilansir dari warta.jogja.kota.id, Senin 9 Januari 2023.
Iskandar menggeluti pembuatan wayang dari barang-barang bekas atau sampah sejak tahun 2013. Saat itu dirinya diajak temannya untuk berkiprah dalam kegiatan Jakarta Biennale, tapi dana terbatas. Untuk mengatasinya dia menggunakan bahan baku sampah dari Sungai Ciliwung karena dirinya juga menjadi relawan sungai guna pembenahan lingkungan. Apalagi saat itu banyak sampah berserakan di Sungai Ciliwung karena banjir besar
Wayang berbahan barang-barang bekas karya Iskandar itu dinamakan wayang uwuh. Dalam bahasa Jawa kata uwuh berarti sampah. Dia menyebut sudah ada ratusan bahkan lebih wayang yang dibuat. Beberapa karakter wayang yang dibuat antaranya pandawa lima, ramayana seperti tokoh rahwana, rama, sinta, wibisana, kumbakarna, anoman dan lainnya.
“Semar saya buat tidak hanya satu karakter. Gareng dan bagong juga saya buat macam, wajah sama, badannya agak beda,” imbuhnya.
