Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyalurkan bantuan beras fortifikasi kepada masyarakat. Beras fortifikasi adalah beras yang diperkaya dengan zat gizi mikro tambahan. Kandungan nutrisi di dalam beras fortifikasi yakni vitamin A, B1, B3, B12, B9 (asam folat), zat besi, dan zinc.
“Beras fortifikasi yang kemarin kita launching di Megelang sudah sampai di sini. Kita bantukan kepada mereka dan mulai detik ini kita monitor,” ungkapnya.
Sebenarnya, Jawa Tengah berhasil menurunkan angka stunting lebih cepat dibanding pemerintah pusat. Pada 2019, angka stunting nasional sama dengan Jawa Tengah, yakni sebesar 27 persen. Namun pada 2021-2022, stunting Jateng turun menjadi 20,9 persen, sementara nasional masih 24 persen.
“Targetnya 14 persen di tahun 2024, dan daerah yang problem akan kita bantu,” tegasnya.
Sementara, Cika, salah satu ibu hamil di Desa Karangsari mengaku senang atas kehadiran Ganjar di desanya. Itu menunjukkan kepedulian seorang pemimpin kepada warganya.
