Produktivitas Cabai Kabupaten Magelang Jadi Perhatian Kementan

Ia menambahkan, setelah dilihat, memang ada penyakit virus kuning yang sudah mewabah ke nasional dan pihaknya akan mencoba untuk mencari formula seperti apa untuk mengatasi virus kuning tersebut.

Namun, Idil mengakui para petani di Kabupaten Magelang mampu beradaptasi dengan hama kuning tersebut. Terbukti, mereka telah menemukan satu varietas tanaman cabai yang kuat terhadap serangan virus ini, sehingga mungkin bisa jadi referensi ke depan para petani lain.

“Apakah memang kita cari sumber virusnya atau memang dari benihnya sendiri yang harus kita stop, karena kita tidak tahu seperti apa ini ke depan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan menyampaikan data capaian untuk alokasi cabai APBN tahun 2022 seluas 145 ha. untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai nasional, Distan Pangan Kabupaten Magelang bersinergi dengan kawasan dimana ini di bawah pengelolaan Koperasi Tani yang ada di Kecamatan Grabag.

Bahkan untuk ketersediaan cabai di Kabupaten Magelang selalu surplus setiap musim, baik untuk kebutuhan konsumen lokal maupun pasokan ke Pasar Induk Jakarta.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *