“Misalnya revitalisasi Pasar Sentul dan pembangunan di Embung Giwangan akan kita buat panggung terbuka, parkir dan entrance,” tambah Hari.
Sepuluh proyek strategis itu menggunakan dana APBD Kota Yogyakarta tahun 2023. Namun sebagian dengan dana keistimewaan (Danais) DIY yang dikelola Pemkot Yogyakarta misalnya revitalisasi Pasar Sentul di kawasan cagar budaya Pakualaman dan Taman Budaya Embung Giwangan. Termasuk pembenahan sanitasi atau sistem pembuangan air limbah di kawasan cagar budaya kraton di wilayah Kelurahan Patehan dan Kadipaten.
“Di kawasan kraton kaitannya dengan pembenahan jaringan air limbah. Kami juga sudah mendapatkan izin dari kraton kaitannya kami akan masuk membenahi jaringan limbah di sana,” ucapnya.
Hari menjelaskan penetapan sebuah paket masuk menjadi proyek strategis Pemkot Yogyakarta itu mempertimbangkan beberapa kriteria. Misalnya kegiatan proyek itu berdampak luas ke masyarakat, berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat dan kegiatan skala besar.
“Yang jelas kriterianya mempunyai dampak, semua kegiatan di pemkot berdampak kepada masyarakat. Bersinggungan dengan pelayanan dan dilihat dari salah satunya kegiatan yang cukup besar,” terang Hari.
