Wapres Senang, Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem di Jateng Sesuai Harapan

“Setiap minggu kami evaluasi. Beberapa daerah yang masuk kategori miskin ekstrem, kami dorong agar melakukan percepatan. Mereka kan dorong melakukan pendataan, berapa RTLH, jamban, air, listrik, akses pekerjaan atau difabilitas yang ada. Siapa yang sudah dapat bantuan, siapa yang belum dan siapa yang harus dijamin negara tiap bulannya,” katanya.

Pendataan itu sudah berjalan 100 persen. Saat ini, intervensi juga sudah dilakukan, hanya tinggal percepatan. Ia berharap  penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat terwujud tiga bulan ke depan.

“Memang kendalanya ya sumber anggaran yang terbatas. Tapi kita tidak boleh putus asa, masih ada Baznas, CSR dan filantropfi yang bisa kami optimalkan untuk melakukan percepatan. Kami genjot agar program ini selesai sesuai target yang ditetapkan Pak Wapres, yakni 2024,” pungkasnya. (rls)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *