Selain untuk buah, lalapan, mentimun dikonsumsi untuk dibuat acar di warung makan. Harapannya, harga mentimun bisa naik kembali setidaknya di level Rp3.000 per kg.
Muh Khaeroni menjelaskan, di lahannya masih ada mentimun yang siap panen untuk beberapa hari ke depan. Mentimun ini panen tiap hari dan diperkirakan habis pada minggu depan. Ia juga memiliki lahan mentimun lainnya, yaitu di lereng Gunung Sumbing yang akan memasuki masa panen sekitar dua minggu kedepan.
Maka itu, ia berharap harga mentimun bisa kembali naik. Adapun cuaca menjadi permasalahan bagi petani mentimun, sehingga harus pandai dan cermat agar air tidak terlalu berlebihan di lahan yang dapat merusak akar.
Seorang pedagang Amin (46) mengatakan, harga mentimun biasanya mencapai puncak saat musim kemarau, meski begitu pada musim hujan harga juga bisa tinggi, karena ini disesuaikan dengan permintaan pasar.
“Untuk saat ini, harga Rp1.500 per kg di tingkat petani. Untuk di pasar harga ada di atasnya sedikit,” katanya.
