Pemkab Temanggung Mulai Kick Off Gerakan Bersama Atasi Stunting

Bupati berharap, setelah dilaksanakannya pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil KEK dan Baduta stunted akan tumbuh lebih sehat dan angka stunting di Kabupaten Temanggung bisa turun drastis.

“Saya ucapkan terima kasih atas kekompakan kita semua, angka stunting di Kabupaten Temanggung menurut SSGI kita 28 persen. Sedangkan menurut EPPBGM Temanggung hanya 17 persen. Tetapi apapun itu, kita ingin seluruh anak Temanggung kedepan tumbuh sehat, tumbuh sebagai generasi emas. Oleh karena itu, kita tidak sayang-sayang  menginvestasikan untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya sesaat sebelum memulai gerakan Kick Off “Bergerak Bersama Atasi Stunting”.

Selanjutnya, Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat yang telah hadir dan memiliki tekad yang sama dalam mengurangi dan menepis angka stunting di wilayah Kabupaten Temanggung.

“Kami memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah, Bapak Bupati dan jajarannya, dan kita semuanya para hadirin yang hadir di sini. Kita adalah kerangka yang kuat untuk mengurangi dan menepis angka stunting di Kabupaten Temanggung,” tutur Yunianto dengan penuh semangat.

Yunianto menambahkan, bukti keseriusan DPRD Kabupaten Temanggung dalam menangani stunting telah menganggarkan dana sebesar 16,3 miliar rupiah untuk penanganan stunting di tahun 2024.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *