“Banyaknya tugas yang diemban ini, FKDM memiliki peran strategis. Dengan demikian, diharapkan FKDM menempatkan diri sebagai wadah konsultasi yang efektif, khususnya terkait kewaspadaan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Kapolres Klaten, AKBP Warsono yang hadir secara langsung. Menurutnya rapat koordinasi tersebut menjadi hal yang sangat penting dalam rangka mencegah potensi konflik yang timbul. Pasalnya, pilkades memiliki potensi besar menimbulkan eses di masyarakat dibandingkan pesta demokrasi lainnya.
“Hal ini terjadi karena calon kades yang ikut serta, bersinggungan langsung dengan masyarakat, baik pendukungnya maupun pendukung lawan politiknya. Dan mereka bersama-sama hidup dalam satu wilayah. Karena potensi inilah, perlu adanya deteksi dini agar konflik tidak muncul dan pilkades dapat dilaksanakan denga naman dan damai,” kata Kapolres.
Usai arahan dari Bupati dan Kapolres Klaten, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi yang dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Klaten, Sugeng Haryanto. (Cakram)
