Jamasan Tombak Kyai Wijoyo Mukti, Merawat dan Melestarikan Pusaka Pemkot Yogyakarta

Selain menjamas pusaka milik Pemkot Yogyakarta. Singgih juga menjamas pusaka pribadinya yang berupa keris.

“Saya juga bawa keris kesayangan saya untuk dilakukan jamasan. Saya tanya ke teman-teman paguyuban pusaka, ini akan membantu bagi yang memegang untuk bisa menerangi yang hadir di situ yang hadir di situ, istilahnya damar murub,” tuturnya.

Sementara itu perwakilan dari abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Victor Mukhammadenis Hidayatullah mengatakan ada beberapa tahapan dalam jamasan. Pertama adalah dengan melihat kondisi tombak sendiri, adakah korosi atau tidak.

Selanjutnya, penutup tombak dibuka dan dilihat, dibersihkan dengan air, lalu menggunakan air jeruk nipis, kemudian dikeringkan.

Selain itu, untuk menjaga kondisi tombak, digunakan juga minyak pusaka yang dioleskan pada besi tombak.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *