Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti mengungkapkan pada tahun 2021 dan 2022 lalu, Kota Yogyakarta berhasil meraih juara umum pada penyelenggaraan Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat DIY. Besar harapannya kepada kontingen bahasa dan sastra Kota Yogyakarta tahun 2023 untuk meraih juara umum.
“Kompetisi Bahasa dan Sastra ini merupakan kegiatan berjenjang yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta hingga tingkat DIY. Peserta Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat DIY tahun 2023 berasal dari 14 kemantren se-Kota Yogyakarta yang telah mengikuti Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat Kota Yogyakarta di Taman Pintar pada 3 – 5 Juli 2023 lalu,” ungkapnya.
Kontingen bahasa dan sastra Kota Yogyakarta tahun 2023 mengikuti tujuh jenis lomba yaitu Maca Cerkak, Maca Geguritan, Macapat, Alih Aksara, Sesorah, Panatacara dan Mendongeng. Lomba tersebut terdiri dari 15 jenis kategori yang terbagi dalam jenjang anak, remaja dan dewasa.
Salah satu anggota kontingen termuda, Farranissa Adya Aznii (8) anak manis asal Kemantren Mergangsan mengaku menyukai geguritan saat masih sangat kecil.
“Aku suka geguritan saat aku masih sangat kecil, aku latihannya kalau aku selo aja karna aku sibuk sekolah. Biasanya aku berlatih di depan kaca biar bisa melihat ekspresiku,” ceritanya dengan riang saat pengukuhan. (Cakram)
