TKL Ecopark menjadi destinasi yang akan dikembangkan karena berada dekat dengat Destinasi Super Prioritas (DSP) Candi Borobudur. Lahan di areal TKL Ecopark merupakan aset Pemerintah Kota Magelang sehingga dipastikan aman untuk berinvestasi bahkan sampai 30 tahun ke depan.
“TKL Ecopark dengan luas 27 hektar, tanahnya dipastikan merupakan aset milik Pemda. Sehingga aman untuk berinvestasi, untuk 30 tahun kami jamin untuk investasi aman. Investasi kalau hanya 5-10 tahun tidak kembali BEP,” ujar Dokter Aziz.
Menurutnya, menjaga kepercayaan dan keamanan dari investasi itu, ditambah dengan penyertaan modal, adalah hal penting untuk menarik investor.
Kepala DPMPTSP Kota Magelang, Khudhoifah menjelaskan, Kompetisi IC 2023 telah diawali dengan sosialisasi IC dan Capacity Building sejak 16-17 Februari 2023. Pihaknya membentuk tim penyusun proposal, terdiri dari Dirut TKL Ecopark (Arif Taat Ujiyanto), Bappeda Kota Magelang (Iwan Triteny Setyadi), DPMPTSP (Amalia Ila Diastri) termasuk Tim Ahli Investasi TKL Ecopark (Tartib Karyadi)
Menurutnya, alasan diangkatnya TKL Ecopark menjadi Proyek Unggulan Investasi Kota Magelang adalah destinasi wisata ini merupakan salah satu obyek wisata taman buatan kebanggaan Kota Magelang.
“TKL Ecopark memiliki kekayaan visual dan keunikan lanskap di sekelilingnya. Selain itu, terdapat lebih dari 128 jenis koleksi tanaman/pohon langka tertanam dan terpelihara dengan baik di dalam TKL Ecopark,” ungkapnya.
