Ia menyebutkan, perbaikan saluran irigasi di Temanggung itu ada tiga, yakni irigasi primer, sekunder dan tersier.
“Kalau kita di Temanggung itu kebanyakan skunder dan yang primer itu dari pemerintah provinsi maupun pusat , sedangkan tersier itu dari desa, karena itu langsung ke sawah dan desa punya anggaran desa,” katanya.
Kepala pelaksana proyek pembangunan bendungan daerah irigasi Setro di Desa Salam Sari, Kecamatan Kedu, Restu Santoso mengatakan, bendungan tersebut merupakan salah satu bendungan yang dibangun melalui DAK.
“Saat ini progres pengerjaannya sudah mencapai 30 persen. Di lokasi ini kita bangun kembali bendungan yang rusak diterjang banjir, serta kita bangun empat talud di sebelah kiri dan kanan bendungan,” katanya.
Dengan capaian progres pembangunan ini, pihaknya mentargetkan bangunan bendungan selesai belum waktu yang ditentukan yakni tanggal 30 Oktober 2023 mendatang.
