Rencananya hadiah akan dipakai untuk membangun rusus untuk mengurangi backlog penghunian.
“Tentunya setelah ini kami akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait penggunaan anggaran dan juknis peruntukan hadiah tersebut. Jangan sampai penggunaan anggaran nantinya tidak sesuai dengan maksud dan tujuannya,” jelasnya.
Bowo melanjutkan, pembangunan rusus salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi angka backlog perumahan atau kesenjangan kepemilikan perumahan rakyat di Kota Magelang yang saat ini berjumlah sekitar 9.000 KK.
Terpisah, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menyatakan, penghargaan tersebut merupakan yang pertama diraih oleh Pemkot Magelang. Hadiah rencananya akan digunakan untuk membangun rusus yang dibutuhkan masyarakat.
“Hadiah dimasukkan ke APBD dulu, kemudian dijadikan istilahnya renja (rencana kerja), baru kemudian di RKA (rencana kerja dan anggaran). Mudah-mudahan kalau bisa di anggaran perubahan, kalau ngga bisa di tahun 2024,” tandasnya. (pemkotmgl)
Siaran Pers No: 481.5/02/9/133/2023
