PEKALONGAN, Cakram.net – Setelah menunggu lima tahun, pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan resmi dimulai, Rabu 11 Oktober 2023. Pembangunan pasar tradisional tiga lantai itu, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menggerakkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan pasar tradisional yang ditargetkan selesai sebelum September 2024 itu, ditandai dengan penekanan sirine oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, serta pejabat terkait lain.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Sumarno mengatakan, keberadaan pasar tradisional sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Kota Pekalongan merupakan kota jasa dan salah satu daerah sentra batik, sehingga pembangunan Pasar Banjarsari yang terbakar pada 2018 harus segera dilaksanakan dan dapat selesai sesuai target.
“Pembangunan Pasar Banjarsari ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Pekalongan. Kita semua tahu fungsi pasar, apalagi Kota Pekalongan sebagai kota jasa. Jadi kalau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka pasar adalah salah satunya,” ujar Sekda, dilansir dari jatengprov.go.id, Rabu 11 Oktober 2023.
Selain percepatan pembangunan, sekda meminta Pemkot Pekalongan menyiapkan berbagai hal yang terkait dengan pelaksanaan relokasi pedagang. Langkah tersebut perlu dilakukan guna menghindari adanya konflik ataupun persoalan-persoalan yang kerap terjadi, saat merelokasi pedagang dari pasar darurat ke pasar lama yang pembangunannya telah selesai.
