Pastikan Miliki SKKH, Peternak Antisipasi Penyakit Enteritis

“Sapi ini sudah kita kubur di lokasi dekat kandang dengan pengawasan oleh tim URC beberapa hari yang lalu. Kemudian sapi-sapi lain yang masih dalam satu kandang dengan sapi yang mati dilakukan pengobatan untuk pencegahan berkaitan dengan penyakit infeksius bakterial,” ungkapnya.

Imam Abror menambahkan, jika pemilik mendapati ciri-ciri di atas untuk segera membawa hewan ternaknya ke dokter hewan, agar tertangani dan penyakit segera bisa disembuhkan.

“Saya berharap peternak untuk lebih peduli dengan kondisi hewannya dan lebih meningkatkan kompetensinya dalam mengelola atau membudidayakan ternaknya. Selain itu, juga lebih berhati-hati apabila akan memasukkan sapi baru dari luar Kota dan selalu minta SKKH dari daerah asal. Agar kejadian seperti sapi mati mendadak tidak terulang kembali,” katanya. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *