Wali Kota Magelang: Rumah Ibadah Punya Andil Sosial Bagi Masyarakat Sekitar

Dokter Aziz menambahkan, masyarakat yang toleran merupakan salah satu tujuan dari Program Magelang Agamis (Progamis).

Inovasi ataupun kegiatan di dalamnya harus selalu tersambung dengan program unggulan Kota Magelang lainnya seperti dengan Program Rodanya Mas Bagya.

Sementara itu, Wakil Ketua FKUB Kota Magelang Willy Sujarwi menjelaskan, kolaborasi harus terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas moderasi dan toleransi yang sudah baik di Kota Magelang.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kota Magelang yang rukun, sejuk, menjelang sampai selesai Pemilu 2024.

“FKUB tidak bisa bekerja sendiri, namun harus melibatkan semua pihak. Kita bersama menjadikan Kota Magelang yang sejuk, damai, nyaman dan tenang sebagai tempat tinggal,” katanya.

Sebagai informasi, Penguatan Kampung Religi diikuti oleh perwakilan 108 kampung religi di seluruh Kota Magelang, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Tujuan forum ini adalah untuk meningkatkan masyarakat yang religius, beradab, toleran serta meningkatkan peran rumah ibadah di wilayah ini.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *