Pada kesempatan tersebut, Sekda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Mukodam, Kadinporapar Prayitno, Sekdin Bakeuda R. Budi Setiawan dan Kabag Prokompim Gunanto Eko Saputro.
Rencananya, baju Happi Matsuri ini akan dipakai untuk seragam, seperti seragam karnaval atau kegiatan lain.
Sedangkan baju Kimono dan Yukata merupakan baju yang sudah berusia puluhan tahun untuk dipajang di museum.
BACA JUGA: Ganjar Dampingi Kaisar Jepang Naruhito di Candi Borobudur
“Baju Happi Matsuri bisa dipakai untuk seragam ketika Purbalingga ada kegiatan pawai budaya atau karnaval, sebagai bentuk pengenalan budaya sekaligus memamerkan mitra kerja pemerintah Kabupaten Purbalingga di Jepang,” jelasnya.
Halaman: 1 2
