BANTUL, Cakram.net – Pemkot Yogyakarta resmi lakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemda DIY, Pemkab Bantul dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat tentang kerja sama Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Yogyakarta di Grand Rohan pada Kamis 2 November 2023.
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya, Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja dan GKR Condrokirono yang secara kolektif menyepakati penguatan pelestarian The Cosmological Axis of Yogyakarta and Its Historic Landmarks.
Aman Yuriadijaya mengatakan, Pemkot Yogyakarta menjadi bagian dari satu kesatuan yang memberikan dukungan, juga komitmen dalam menjaga kelestarian Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia.
“Sesuai yang telah kami sepakati bersama, banyak hal yang menjadi titik tekan terkait penguatan upaya pelestarian Sumbu Filosofi. Mulai dari urusan kebudayaan, pariwisata, ekonomi juga sosial masyarakat yang semuanya akan bermuara pada menjaga keaslian Sumbu Filosofi itu sendiri,” katanya, dilansir dari mediacenter.temanggungkab.go.id, Selasa 2 November 2023.
Sebagian besar wilayah yang menjadi bagian dari Sumbu Filosofi adalah Kota Yogyakarta, di mana 5 wilayah kemantrennya yaitu Mantrijeron, Kraton, Danurejan, Gedongtengen dan Jetis dilewati oleh garis imajiner Sumbu Filosofi, yang membentang dari Panggung Krapyak, Keraton, sampai Tugu Pal Putih.
