Targetkan Partisipasi Pemilih 80 Persen, Pj Gubernur Jateng Konsolidasi dengan 18 Parpol

Indikator kedua, lanjutnya, adalah tahapan pemilu yang harus berjalan baik. Sampai saat ini tahapan pemilu telah berjalan baik. Hingga memasuki masa kampanye pun, secara keseluruhan situasi kondusif dan berjalan baik.

Selanjutnya, indikator ketiga adalah bagaimana menciptakan iklim konsudusif. Pihaknya bekerja sama dengan TNI, Polri, partai politik, KPU, dan Bawaslu, terus melakukan persiapan hingga cukup matang. Termasuk mengantisipasi permasalahan yang berpotensi terjadinya kerawanan, sehingga pemilu dapat berjalan baik.

Adapun indikator keempat, tambah Pj Gubernur, roda pemerintahan dari pusat sampai daerah dapat berjalan dengan baik. Artinya, pelayanan pemerintah tidak mengalami ganguan. Karenanya, perlu diupayakan agar pelayanan masyarakat berjalan maksimal.

Nana juga menilai, kian dekatnya pelaksaaan pemungutan suara, tepatnya pada 14 Februari 2024, biasanya konstelasinya akan meningkat. Maka hal itu perlu diantisipasi, dengan memaksimalkan peran semua unsur yang terlibat.

“Misalnya, semua partai politik harus betul-betul (maksimal). Karena juga akan memasuki masa kampanye umum, kampanye terbuka, harus mampu mengendalikan simpatisannya, harus siaga, dan terus melakukan imbauan untuk ikuti aturan yang ada. Untuk menciptakan pemilu damai, pemda, TNI-Polri juga harus betul-betul siaga mengamankan, dan siap di kegiatan-kegiatan yang dilakukan partai politik,” ujarnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *