Taufik berharap para peserta bintek dapat menguasai aplikasi dengan baik untuk meningkatkan mutu kinerja BUMDes.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyatakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang, Budi Rahardjo menegaskan salah satu fungsi BUMDes membantu menurunkan angka kemiskinan. Sehingga pengelolaan keuangannya juga harus akubtabel.
“Gunakan Aplikasi Forsa BPKP ini untuk menyusun laporan keuangan yang baik. Sehingga kinerja BUMDes dapat meningkat,” tegasnya.
Salah seorang pengembang aplikasi Transformasi Sistem BUMDesa (Forsa BUMDesa), Andi Ahmad Akhyar menjelaskan aplikasi ini dibangun secara praktis dan mudah digunakan para pengelola BUMDes. Aplikasi ini secara otomatis bisa menghasilkan laporan keuangan, neraca laba rugi, likuiditas dan lainnya.
“Terpenting para pengelola rutin dan taat menginput transaksi pasti langsung bisa menyampaikan laporan keuangan,” terangnya.
