“InsyaAllah alat panen combine harvester akan tiba sore nanti,” jelas Mentan Amran di hadapan para petani dan pejaba Pemkab Kendal.
Mentan Amran juga telah meminta jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) agar segera menyalurkan benih gratis. Total ada 1.000 hektare lahan terdampak yang benihnya diganti Secara Cuma- Cuma oleh Kementan.
Mentan Amran juga berjanji akan memberi solusi permanen, berupa pompanisasi dan perawatan saluran. Ia mengatakan mesin pompa tersebut dapat dimaksimalkan untuk segera menyedot air banjir yang menggenangi areal persawahan.
Selain mesin pompa, solusi juga diberikan dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui dukungan teknologi untuk memodifikasi hujan.
“Kita berikan solusi permanen, ada lima pompa yang akan dipasang dan selanjutnya adalah BNPB akan membuat semacam teknologi yang dapat memodifikasi hujan atau cuaca, sehingga hujannya bisa di arahkan ketempat lain,” jelasnya.
