Sambut Pemudik Lebaran, Pemkot Yogyakarta Siapkan Keamanan dan Kenyamanan Lalu Lintas

Pihaknya menegaskan Pemkot Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta terkait keamanan dan kelancaran lalu lintas. Terutama di kawasan ikon wisata di Yogyakarta seperti kawasan Malioboro dilakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas. Menurutnya meskipun ada potensi peningkatan lalu lintas saat libur Lebaran, tapi diupayakan tidak ada kemacetan di Kota Yogyakarta.

“Kalau di Kota Yogyakarta tidak ada istilah macet. Tapi perlambatan. Masih tetap berjalan tapi melambat,” ujar Singgih.

Terkait pengaturan arus kendaraan bus pariwisata yang masuk ke kota, Pemkot Yogyakarta pernah menerapkan one gate system di Terminal Giwangan masa pandemi Covid-19. Namun tidak diterapkan pada masa libur Lebaran nanti. Singgih mengakui sudah ada kajian one gate system  dan rencana akhir 2023 dilakukan uji coba. Tapi ditunda karena salah satunya mempertimbangkan kesiapan fasilitas moda transportasi.

“Kita melihat situasi dan kondisi sambil mencari momentum. Momentumnya kayaknya belum di tahun ini. Selain itu menyangkut beberapa hal terkait seperti kesiapan dari moda transportasi,” tambahnya.

Singgih menyampaikan sudah memaparkan konsep  one gate system ke Kementerian Perhubungan dan harapannya ada dukungan bus listrik untuk meredam one gate system.  Kalau hanya mengandalkan dari bus Trans Jogja masih agak kaku jalurnya. Jika memakai bus shuttel,  bisa terintegrasi dengan bus pariwisata. Namun Kementerian Perhubungan belum  memberikan kejelasan terkait hal tersebut. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *