Tanggulangi Bencana, Pj Gubernur Jateng Kedepankan Pencegahan dan Kembangkan Teknologi

Di Jawa Tengah misalnya, ada pengembangan teknologi pendeteksi dini kejadian bencana longsor. Teknologi tersebut dikembangkan oleh masyarakat dan BPBD kabupaten. Bahkan, sudah dipraktikkan di tingkat desa di Kabupaten Banjarnegara.

“Kita juga bisa menggunakan rekayasa cuaca atau dikenal dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC), untuk cuaca ekstrem. Kemudian penanganan dengan water bombing juga akan lebih ditingkatkan (untuk kejadian kebakaran),” jelas Nana.

Selain pengembangan teknologi, penanganan bencana juga dapat dilakukan, dengan kembali menggalakkan penanaman dan perawatan pohon di lahan kritis. Selain itu, akan terus membentuk komunitas masyarakat tanggap bencana.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia. Masih banyak juga kabupaten/ kota di Indonesia yang memiliki indeks risiko bencana tinggi.

Hal itu, imbuhnya, menuntut penanggulangan bencana yang lebih cermat dan inovatif. Seluruh langkah dan rencana tanggap darurat, juga harus mampu mengurangi dampak bencana bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *