SEMARANG, Cakram.net—Kabar baik datang dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip). Karena Vokasi Undip berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS).
Capain ini tidak terlepas dari inisiasi kerja sama antara SV Undip dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) serta Prodi Sarjana Terapan Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM).
Ketua Prodi TRKI Vokasi UNDIP, Mohamad Endy Julianto ST MT mengatakan, Prodi TRKI dan RPM Vokasi UNDIP termasuk yang dipilih oleh Direktorat Jenderal Perkebunan karena kompetensi dosen dan tenaga pendidikan (tendik) yang juga sebagai asesor kompetensi.
Di lain pihak, program beasiswa SDMPKS membutuhkan calon mitra (lembaga pendidikan) yang kompeten atau terampil dalam bidang pengolahan sawit, mulai dari hulu sampai dengan hilir.
“Prodi kami kebetulan sesuai dengan program pengembangan SDMPKS yang digulirkan oleh Dirjen Perkebunan,” ungkapnya, di Semarang, Selasa 16 April 2024.
Endy juga menyampaikan, kesesuaian program SDMPKS ini didasari pada kurikulum di TRKI yang didesain dengan konsep pembelajaran OB TVET (Prinsip, Infrastruktur dan Suprastruktur), dengan lulusan sangat Perform sesuai kebutuhan industri milenial.
Sistem pembelajaran vokasional yang dikembangkan fokus pada Outcome Based Education (OBE) dengan memodifikasi Dual System yang terintegrasi Digitalisasi Teaching Factory untuk menyongsong pembelajaran Cybergogy sesuai kebutuhan lapangan pekerjaan di industri sawit dan derivatnya.
Beasiswa SDMPKS, lanjutnya, pendanaannya didukung dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Program ini bertujuan mencetak generasi muda perkebunan sawit yang dapat terus secara konsisten meningkatkan industri perkelapasawitan di Indonesia dan dunia.
Adapun peserta seleksi adalah putra/putri petani, perkebunan atau pekerja industri/bisnis kelapa sawit baik sektor hulu atau hilir dari SMA jurusan IPA atau dari SMK sejenis.
Sedangkan beasiswa meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, buku, sertifikasi kompetensi, transportasi dari tempat asal (satu kali pulang- pergi/ PP), magang hingga biaya wisuda.
“Informasi lebih lanjut terkait proses seleksi dapat dilihat mulai tanggal 5 April 2024 pada laman www.beasiswasdmsawit.id,” tegas Endy.
<!–nextpage–>
Terpisah, Ketua Prodi RPM Sekolah Vokasi Undip, Sri Utami Handayani ST MT menambahkan, program beasiswa ini sangat luar biasa, sebab bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, profesionalisme, kemandirian dan daya saing stakeholder kelapa sawit.
Selain itu juga meningkatkan kemampuan teknis, manajerial, kewirausahaan para stakeholder kelapa sawit. Oleh karenanya Prodi RPM mendorong sepenuhnya program beasiswa kelas kerjasama berbasis sawit ini.
Mahasiswa yang memilih Prodi RPM nantinya akan belajar tentang perancangan, pengoperasian dan perawatan peralatan yang digunakan di perkebunan atau industri pengolahan kelapa sawit.
“Harapannya ketika lulus, mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh perkebunan atau industri pengolahan kelapa sawit,” katanya.
Sri Utami juga menyebutkan, Kaprodi TRKI dan RPM Sekolah Vokasi Undip serta Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof Dr Ir Budiyono MSi bersama tim telah ke Jakarta terkait dengan proses seleksi dan presentasi.
“Begitu juga Dekan Sekolah Vokasi Undip menghadiri rapat terkait beasiswa pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit di Bandung,” tegasnya.// (bow)
