“Gejala yang timbul umumnya ringan seperti demam, munculnya demam yang berlangsung 1- 2 hari, rash (ruam pada kulit) dan benjolan kecil di telapak kaki, tangan, dan mukosa mulut,” ujarnya.
Selain itu, penderita HFDM juga mengalami kurang nafsu makan, lesu, dan nyeri tenggorokan. Sehingga butuh asupan makanan yang tidak terlalu keras dan mudah dicerna.
Tambahnya, kenaikan kasus HFMD ini juga sama penanganannya seperti pada penderita Covid-19 dengan orang lain yang sehat.
“Jadi adanya mobilitas dan interaksi saat lebaran dan pasca lebaran meningkatkan faktor risiko paparan (penularan),” imbuhnya.
Ia berharap, penderita tetap melakukan cuci tangan, menggunakan masker, dan bagi yang sehat menggunakan masker saat berada di area publik dan berinteraksi dengan banyak orang.
