“Kami berharap, warga desa untuk nguri-uri dan melestarikan seni budaya,” ajaknya.
Tokoh masyarakat, Ki Sutopo mengatakan, gelaran upacara adat sebagai wujud syukur warga desa atas karunia yang diberikan Tuhan.
“Upacara adat juga tekad warga dalam melestarikan adat dan tradisi budaya peninggalan nenek moyang,” katanya.
Ia mengatakan, upacara adat juga wujud, bahwa warga mencintai alam semesta dengan menjaga kelestarian alam adalah menjamin kehidupan. (*)
