Menurutnya, peningkatan pengelolaan pemasaran, mampu memicu untuk memproduksi kualitas produk dan packaging.
“Jadi semangat untuk berusaha meningkatkan kualitas produk dan packaging. Dan juga bisa menambah resseler,” lanjutnya.
Peserta lainnya, Harsini yang kesehariannya pengrajin kerupuk, menyatakan, tidak menyangka jika pasar online ternyata memiliki banyak platform.
“Produk saya dikenal dengan kerupuk bos. Selama ini jualnya masih lokal sini atau Sragen. Dengan adanya pelatihan digital marketing ini, saya jadi semangat untuk mengembangkan lebih baik lagi, baik pengelolaan market hingga packaging,” tuturnya.
Kepala Desa Plosokerep, Yusron Basuki menuturkan, di desanya banyak potensi UMKM yang bergerak di berbagai sektor. Di antaranya, pertanian, kuliner, hingga tekstil.
