Dalam kegiatan bertema Membangun SDM Pengelola JDIH yang Berkualitas dan Strategi Optimalisiasi Pengelolaan Dokumen Hukum yang Terintegrasi pada JDIHN, Nana menjelaskan, layanan tersebut sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui informasi. Misalnya, apa peraturan daerah yang sudah disahkan, atau peraturan desa yang bisa diterapkan di masing masing desa.
“Masyarakat memang sangat memerlukan informasi-informasi yang terkait dengan masalah hukum, ya masalah hukum yang ada di Indonesia ini. Tujuannya, di samping untuk melayani, kita juga berupaya untuk mencerdaskan masyarakat. Juga agar masyarakat tahu permasalahan-permasalahan yang terjadi, yang berkaitan dengan masalah hukum,” sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga diberikan penghargaan pengelola JDIH terbaik di Provinsi Jateng Tahun 2024 dan peluncuran maskot JDIH Provinsi Jateng. Adapun penghargaan pengelola JDIH Kategori Kabupaten/Kota, Terbaik I Kabupaten Sukoharjo, Terbaik II Kota Semarang, Terbaik III Kabupaten Batang, Terbaik IV Kabupaten Magelang, dan Terbaik V Kabupaten Wonosobo.
Selanjutnya, penghargaan pengelola JDIH terbaik Kategori Sekretariat Dewan, yaitu Terbaik I Sukoharjo, Terbaik II Kota Semarang, Terbaik 3 Kabupaten Batang, Terbaik IV Kabupaten Temanggung, dan Terbaik V Kota Surakarta. Sedangkan, Kategori Pemerintah Daerah dengan Progres terbaik yaitu Pemkab Rembang. Adapun Kategori Sekretariat Dewan dengan Progres terbaik Pemkot Magelang, dan Kategori Perguruan Tinggi yang Terintegrasi dengan JDIHN adalah Universitas Jendral sudirman.
“Reward (penghargaan) yang diberikan kepada instansi, diharapkan menambah motivasi untuk mereka dalam meningkatkan kinerjanya. Kita harapkan yang lain termotivasi, terjalin persaingan kinerja yang positif. Tingkat kabupaten diharapkan melakukan hal yang sama,” tambah Nana.
