Kendati hanya melombakan Kelas Sport (layangan dua lapis) yang lebih lamban dari layangan satu lapis (Intermediate), lanjut Tagor, bukan berarti persaingan antar pilot pada kejuaraan kali menjadi kurang seru.
Sebab para pilot senior akan berusaha menyesuaikan diri dengan layangan dua lapis yang lebih umum dipakai pilot pemula. Sehingga persaingan pilot senior dan pemula pun justru menjadi lebih menarik, karena semuanya menggunakan layangan berjenis sama.
Sebaliknya, para pilot pemula juga akan terpacu terbang sebaik mungkin, dengan harapan setidaknya bisa menyamai nilai para seniornya. “Terbukti, pilot pemula DKI Jakarta, Denny Leowardy dan Jalasena Atha Anggarista (Jawa Timur) mampu bersaing di lima besar pada lomb ronde II,” lanjut Tagor.
Berikut 10 besar hasil kejuaraan Sementara hingga ronde II Kejuaraan Terbuka Internasional Lintas Alam Terbatas Gantolle Piala Telomoyo VIII 2024:
1. Syamsul Falah (DKI Jakarta/ senior) jumlah nilai 810,10; 2. Ferry Purnama Saputra (Jawa Barat/ senior) jumlah nilai 723,70; 3. Muhammad Rosyid Ridho (DIY/ senior) jumlah nilai 694,90; 4. Denny Leowardy (DKI Jakarta/ pemula) jumlah nilai 551,20; 5. Jalasena Atha Anggarista (Jawa Timur/ pemula) jumlah nilai 539,20; 6. Abdul Mustopa (Jawa Timur/ senior) jumlah nilai 531,00; 7. Isah Iriawan (Jawa Tengah/ senior) jumlah nilai 502,50; 8. Ayyas Yahya (Jawa Tengah/ senior) jumlah nilai 479,10; 9. Adrian Yoga Prasetya (JawaTimur/ pemula) jumlah nilai 475,00; 10. Iyus Pratama (Jawa Barat/ senior) jumlah nilai 453,00. (bow)
