Dari sisi impor, tercatat mengalami penurunan sebesar 30,21 persen atau 988,14 juta dolar AS, dibanding Juli 2024. Hal itu juga berlaku jika dibanding impor Agustus 2023 yang turun sebesar 20,39 persen.
“Sepanjang Agustus 2022 sampai Agustus 2024, bulan inilah kita mengalami surplus perdagangan 45,4 juta dolar AS. Ini sesuatu banget bapak ibu, bahwa impor kita jauh menurun dibanding ekspor (naik) Agustus 2024,” tuturnya.
Adapun, negara tujuan ekspor didominasi Amerika Serikat dengan nilai 2.967,35 juta dolar AS atau 42,02 persen, diikuti Jepang 603,53 juta dolar AS atau 8,54 persen. Tempat ketiga ada Tiongkok dengan nilai perdagangan 406,65 juta dolar AS atau 5,76 persen. (*)
Halaman: 1 2
